Bantul – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Bantul telah melaksanakan kegiatan Dukungan Komunikasi (DUKOM) dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (NATARU). Kegiatan ini berlangsung selama dua pekan, mulai Minggu, 21 Desember 2025 hingga Sabtu, 3 Januari 2026, dan berjalan dengan aman serta lancar.
Pelaksanaan DUKOM NATARU ini mengacu pada Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Amatir Radio, serta radiogram dan surat koordinasi dari ORARI Pusat dan ORARI Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Sebagai langkah awal, ORARI Lokal Bantul menggelar rapat koordinasi persiapan pada Jumat, 19 Desember 2025. Rapat tersebut membahas kesiapan personel,teknis pelaksanaan dan perangkat komunikasi yang akan digunakan selama kegiatan NATARU.
Dalam pelaksanaannya, ORARI Lokal Bantul melakukan berbagai kegiatan dukungan komunikasi, di antaranya pemantauan situasi lalu lintas dan kondisi lingkungan di titik-titik jalan utama wilayah Kabupaten Bantul, dukungan komunikasi secara mobile, serta penyampaian laporan situasi secara rutin kepada ORARI Daerah DIY. Koordinasi komunikasi dilakukan melalui Repeater ORDA DIY pada frekuensi 146.760 MHz dan net malam ORDA DIY di frekuensi 145.700 MHz setiap pukul 20.00 WIB.
Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan situasi perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Bantul berlangsung kondusif. Pemantauan di sejumlah tempat ibadah seperti Gereja Kristen Jawa Sumberagung, Gereja Santo Yusup Padokan, dan Gereja HKTY Ganjuran berjalan aman dan lancar. Kondisi lalu lintas di sejumlah ruas utama seperti Bundaran Srandakan, Perempatan Jejeran, Perempatan Klodran, Jalan Bantul, dan Jalan Parangtritis terpantau lancar.
Selain itu, ORARI Lokal Bantul juga melaporkan sejumlah kejadian terkait cuaca ekstrem. Hujan lebat disertai pemadaman listrik terjadi di wilayah Bambanglipuro dan sekitarnya. Di wilayah Trimulyo hujan berlangsung dengan intensitas tinggi, sementara di Poncosari bagian selatan dilaporkan terjadi genangan air yang merendam sebagian halaman dan rumah warga. Di wilayah Srigading, relawan setempat melakukan evakuasi pohon tumbang yang membahayakan pengguna jalan dan rumah warga, dan situasi berhasil dikendalikan.
Kegiatan DUKOM NATARU ini melibatkan 18 personel ORARI Lokal Bantul yang berpartisipasi aktif dalam pemantauan, dukungan komunikasi mobile, serta pelaporan situasi selama kegiatan berlangsung diantaranya adalah YC2UED, YD2VFG, YD2XXD, YD2YDU, YD2VRP, YC2YZA, YC2VGI, YD2UYB, YD2UAJ, YD2XXE, YD2UJW, YD2YYQ, YD2VGP, YD2VMO, YC2XRS, YG2UCN, YD2ULX dan YD2VLN.
Rangkaian kegiatan DUKOM NATARU 2025/2026 berjalan dengan baik. Sebagai bentuk apresiasi, seluruh personel yang terlibat memperoleh sertifikat penghargaan dari ORARI Daerah DIY yang ditandatangani oleh Ketua ORARI Daerah DIY, YB2UFM.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, ORARI Lokal Bantul menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam berbagai kegiatan.
Orari Lokal Bantul